Skip to main content

Minyak Cengkeh


 

Minyak Cengkeh

Disebut juga dengan clove oil
Dihasilkan oleh tanaman Syzygium aromaticum, L atau Eugenia caryophyllus
Tanaman ini termasuk dalam famili Mytaceae
Tanaman cengkih berasal dari kepulauan Maluku
Minyak cengkih dapat diperoleh dari penyulingan bahan baku berupa daun dan bunga cengkih

Tanaman Cengkih

Terbagi menjadi 3 golongan (varietas) yang umum digunakan yaitu cengkeh zanzibar, cengkeh si kotok, cengkeh si putih (ambon)
Tanaman cengkih dapat tumbuh di tempat hingga ketinggian tertentu di atas permukaan laut (dpl)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar minyak pada cengkih naik sejalan dengan bertambahnya ketinggian tempat hingga 800 m dpl. Kemudian, kadar minyak dalam cengkih akan menurun bila ditanam di ketinggian di atas 800 m dpl.

 Komposisi Kimia Minyak Cengkeh

Kandungan utama minyak cengkeh adalah eugenol
Jumlahnya mencapai 70 – 93 %
Eugenol berubah menjadi vanilin bila mengalami oksidasi
Selain eugenol, minyak cengkeh juga mengandung eugenol asetat, kariofilen, metil n-amil keton, dan seskwiterpenol serta naftalene

Manfaat Minyak Cengkeh

Kandungan utama minyak cengkeh (eugenol) mempunyai aroma yang khas
Eugenol banyak dibutuhkan oleh berbagai industri, antara lain industri kosmetik, farmasi, dan pestisida nabati
Dalam sektor pertanian, eugenol dapat berfungsi sebagai anti serangga, fungisida, bakterisida, dan nematisida
Pemanfaatan cengkih sendiri selain untuk bumbu dalam masakan juga digunakan dalam industri rokok kretek


Kadar Minyak Cengkih dari Berbagai Ketinggian Tempat
Tinggi Tempat (m dpl)
Kadar Minyak (%)
350
13,66
500
18,03
600
18,01
700
19,01
800
19,02
900
18,21
1000
17,76













Comments

Popular posts from this blog

Perbedaan Pati dan Selulosa

Pada dasarnya, pati dan selulosa adalah dua jenis karbohidrat yang umum ditemukan dalam dunia biologi. Walaupun keduanya terdiri dari rantai glukosa, ada beberapa perbedaan yang signifikan antara pati dan selulosa. Mari kita bahas perbedaan antara keduanya. PATI                                           Pati, suatu polisakarida simpanan pada tumbuhan, adalah suatu polimer yang secara keseluruhan terdiri atas monomer-monomer glukosa. Sebagian besar monomer-monomer ini dihubungkan dengan ikatan 1-4 (C no.1 dengan C no. 4) seperti unit glukosa dalam maltosa. Sudut ikatan in i membuat polimer tersebut berbentuk heliks. Bentuk pati yang paling sederhana adalah amilosa, yang rantainya tidak bercabang. Amilopektin, suatu bentuk pati yang lebih kompleks, adalah polimer bercabang dengan ikatan 1-6 pada titik percabangan tumbuhan menumpuk pati sebagai granul atau butiran di dalam stru...

Proses Pembuatan Margarin: Panduan Lengkap untuk Menghasilkan Margarin Berkualitas Tinggi

Apa yang ada dipikiran anda ketika mendengar kata margarin? Bahan Makanan, margarin dalam kegiatan sehari-hari digunakan sebagai bahan tambahan makanan yang dapat memperbaiki tekstur dan menambah cita rasa makanan. Margarin dapat diaplikasikan pada pemanggangan roti, pembuatan kue kering, biskuit, pound cakes dan pastry. Awal mula, margarin ditemukan oleh seorang kimiawi Perancis yang bernama Hyppolyte Mege Mourics pada tahun 1869 pada pemerintahan kaisar Napoleon III. Margarin mengalami banyak perkembangan pada akhir abad ke-19, margarin dibuat dari lemak sapi  atau babi dimana ditambahkan lemak kacang tanah untuk mempercepat ”melting point” pada saat percampuran. Pada awal tahun 1900, margarin dibuat dari 100% minyak nabati yang biasanya diperoleh dari minyak kelapa, minyak sawit, dll. Pada tahun 1930, pembuatan margarin dilakukan dengan proses hidrogenasi.                                  ...

Langkah-langkah proses evaporasi

Proses evaporasi adalah proses penguapan dari larutan encer menjadi larutan pekat dengan menggunakan pemanasan. Sebagai sumber panas adalah uap, baik itu uap bekas maupun uap baru yang biasanya mempunyai tekanan antara 23 sampai 25 psi. Sebelumnya evaporator dipanaskan dengan uap yang mengkondensasi diatas tabung-tabung logam, sedang bahan yang di evaporasikan mengalir dalam tabung atau pipa-pipa sampai mendidih. Biasanya proses evaporasi tersebut berada dalam keadaan vacuum/hampa yang fungsinya adalah menurunkan titik didih larutan agar larutan yang akan di evaporasikan tidak akan rusak.   Berkurangnya suhu didih zat cair menyebabkan beda suhu antara uap dan zat yang mendidih akan meningkat, dengan demikian laju perpindahan kalor di dalam evaporator meningkat pula. Ada 2 macam rangkaian evaporator yang secara umum dikenal, yaitu : 1.        Evaporasi effek tunggal (single effect evaporator) Gambar 1.1. Evaporasi Effek Tunggal · ...