Skip to main content

Apa itu Interesterifikasi?

 Jelaskan mengenai interesterifikasi (mencakup proses reaksinya)!

Interesterifikasi adalah reaksi perubahan ester trigliserida atau ester asam lemak menjadi ester lain melalui reaksi dengan alkohol, asam lemak, dan transesterifikasi.

Interesterifikasi menyebabkan penataan ulang atau randomisasi residu asil melaluipertukaran grup asil diantara ester-ester dalam triagliserol dan kemudian menghasilkan lemak atau minyak dengan sifat-sifat baru. Interesterifikasi dapat terjadi denganbantuan katalis kimia atau dengan adanya biokatalis enzim (Lubis 2009). 

Selama interesterifikasi akan terjadi redistribusi yang mengubah komposisi asam lemak dalamtriagliserol sehingga mempengaruhi karakteristik fisik minyak dan lemak, seperti sifatpelelehan dan kristalisasi (Hilda 2010).

 Proses reaksi Interesterifikasi memanfaatkan pengaruh suhu terhadap titik leleh komponen, sehinggamenghasilkan reaksi pembentukan kembali komponen lemak untuk mencapai kestabilanpada strukturnya. Reaksi interesterifikasi dapat disebabkan oleh beberapa reaksi, yaitureaksi alkoholisis, asidolisis, dan transesterifikasi (Gupta 2011).


 Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi reaksi interesterifikasi!


Reaksi interesterifikasi pada umumnya dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitusuhu, lama pengadukan, jenis substrat, waktu reaksi, konsentrasi katalis, kandunganasam lemak, dan air dalam minyak atau lemak. Suhu mempengaruhi derajat reaksi

Comments

Popular posts from this blog

Penyelesaian Metode Newton Raphson dengan Matlab

Metode Newton-Raphson adalah metode pencarian akar suatu fungsi f(x) dengan pendekatan satu titik, dimana fungsi f(x) mempunyai turunan. Metode ini dianggap lebih mudah dari Metode Bagi-Dua (Bisection Method) karena metode ini menggunakan pendekatan satu titik sebagai titik awal. Semakin dekat titik awal yang kita pilih dengan akar sebenarnya, maka semakin cepat konvergen ke akarnya. Prosedur Metode Newton :       menentukan x 0 sebagai titik awal,  kemudian menarik garis lurus (misal garis l ) yang menyinggung titik f(x 0 ). Hal ini berakibat garis l memotong sumbu – x di titik x 1 .  Setelah itu diulangi langkah sebelumnya tapi sekarang x 1 dianggap sebagai titik awalnya.  Dari mengulang langkah-langkah sebelumnya akan mendapatkan x 2 , x 3 , … x n dengan x n yang diperoleh adalah bilangan riil yang merupakan akar atau mendekati akar yang sebenarnya. Perhatikan gambar diatas untuk menuru...

Perbedaan Pati dan Selulosa

Pada dasarnya, pati dan selulosa adalah dua jenis karbohidrat yang umum ditemukan dalam dunia biologi. Walaupun keduanya terdiri dari rantai glukosa, ada beberapa perbedaan yang signifikan antara pati dan selulosa. Mari kita bahas perbedaan antara keduanya. PATI                                           Pati, suatu polisakarida simpanan pada tumbuhan, adalah suatu polimer yang secara keseluruhan terdiri atas monomer-monomer glukosa. Sebagian besar monomer-monomer ini dihubungkan dengan ikatan 1-4 (C no.1 dengan C no. 4) seperti unit glukosa dalam maltosa. Sudut ikatan in i membuat polimer tersebut berbentuk heliks. Bentuk pati yang paling sederhana adalah amilosa, yang rantainya tidak bercabang. Amilopektin, suatu bentuk pati yang lebih kompleks, adalah polimer bercabang dengan ikatan 1-6 pada titik percabangan tumbuhan menumpuk pati sebagai granul atau butiran di dalam stru...

Proses Pembuatan Margarin: Panduan Lengkap untuk Menghasilkan Margarin Berkualitas Tinggi

Apa yang ada dipikiran anda ketika mendengar kata margarin? Bahan Makanan, margarin dalam kegiatan sehari-hari digunakan sebagai bahan tambahan makanan yang dapat memperbaiki tekstur dan menambah cita rasa makanan. Margarin dapat diaplikasikan pada pemanggangan roti, pembuatan kue kering, biskuit, pound cakes dan pastry. Awal mula, margarin ditemukan oleh seorang kimiawi Perancis yang bernama Hyppolyte Mege Mourics pada tahun 1869 pada pemerintahan kaisar Napoleon III. Margarin mengalami banyak perkembangan pada akhir abad ke-19, margarin dibuat dari lemak sapi  atau babi dimana ditambahkan lemak kacang tanah untuk mempercepat ”melting point” pada saat percampuran. Pada awal tahun 1900, margarin dibuat dari 100% minyak nabati yang biasanya diperoleh dari minyak kelapa, minyak sawit, dll. Pada tahun 1930, pembuatan margarin dilakukan dengan proses hidrogenasi.                                  ...